Selasa, 27 November 2007

Ice on the Run and Seas on the Rise

Astagfirlloh, itu yang aku dapat katakan karena minggu-minggu belakangan ini banyak terjadi bencana alam seperti: angin topan, gempa, gunung meletus, badai dan el nino dan gelombang pasang, naiknya permukaan air laut. Bencana alam ini tidak hanya terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia namun terjadi pula di negara Filipina, Cuba, India, Maldives, Jepang, Pakistan, Belanda, Norway. Kekuatan bencana alam ini beragam seperti: ada yang menenggelamkan rumah, peralatan, mobil/motor, dan ada yang hanya retak-retak, ada yang berdebu, ada yang dekeet@bersebelahan dengan air laut (abrasi tinggi)..

air pasang, banjir dan pemanasan global (front page dari koran kompas tgl.28 November 2007. Dan juga telah terjadi kemacetan total di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya yang pasti kawasab yang berdekatan dengan laut/pantai/perbatasan darat-laut. Kompas menyebutkan ribuan penumpang pesawat/jemaah haji/sopir kendaraan yang mau pergi/pulang dari bandara international tercinta dan warga penduduk mengeluhkan banjir yang terjadi di wilayah mereka. Aku prediksi hal ini sekitar 2 tahun lalu tepatnya saat aku mengerjakan tugas kuliah dimana saat aku menginjak kuliah s2 di UK. Hampir semua paparan pantai/pulau-pulau kecil/pantai atau daerah pesisir yang landai adalah ancaman bagi semua khususnya warga sekitar. Jakarta wah pastinya padat bangeeet, dari penduduk/kendaraan/rumah-toko-bangunan gimana itu cara mengatasinya, karena mungkin waktu jaman baheula atau orde baru kita belum mengenal tata ruang khusus kota dan daerah pesisir. Selama ini banyak bangunan-rumah penduduk yang tidak banget dan tidak memenuhi syarat standar untuk imb. Untuk itu pemerintah sekarang harus mengantisipasi hal ini karena kenaikan permukaan air laut atau gelombang pasang dapat terjadi kapan saja disaat bulan purnama, formasi bulan-bumi-matahari yang berdekatan, gempa bumi karena garis penting dan fire of ring berada di bawah pulau=pulau di sekitar negara Indonesia , dan hal ini bisa menyebabkan gelombang pasang/tsunami kecil. Tidak bisa membayangkan apabila pemerintah DKI Jakarta dan Pusat tidak membenahi daerah pesisir dan inshore mereka untuk pertahanan dan kesehatan lingkungan yang aman dari banjir dan meminimalisir korban dari bencana alam.

Countour pantai yang landai merupakan handicap penting yang harus di pikirkan oleh pemerintah, khususnya DKP pusat dan Dinas terkait di provinsi/kota/kabupaten/ yah setidaknya reklamasi dan pembuatan tanggul pantai dan tanami 10.000.000 pohon bakau. Pohon ini selain indah, rindang, aman bagi lingkungan disebelahnya, rumahnya beberapa binatang dan burung, batangnya sangat kuat, bentuknya bagus loh adanya yang menyerupai bonsai..hehehehe

fakta: (kompas, 28/11/2007_hal.1)
- saat ini gelombang pasang mencapai 2,2 meter
- Gelombang tinggi ini dipicu oleh angin dan rotasi bulan-matahari terhadap bumi dan perubahan iklim
- Selain faktor alam, salah satu pemicunya adalah: di wilayah sekitar Jakarta telah mengeksploitasi kawasan pesisir secara berlebihan untuk aktifitas proyek komersil
- penurunan muka air tanah juga terjadi secara drastis karena penyedotan besar-besaran baik rumah tangga maupun industri, belum lagi akibat abrasi


"Kalau mau reklamasi atau eksploitasi yah HArus pikirkan apa yang menjadi momoknya dan gimana cara antisipasinya apabila daerah pesisir itu akan di reklamasi"...kan beres...ada sebabnya pasti ada akibatnya. coba dibuat equal pasti lingkungan serta ekosistem kawasan pesisir dan lingkungan untuk manusiannya pasti nyaman, tentram dan tidak merasa panik setiap bulan karena gelombang pasang.

aku berduka atas terjadinya gelombang pasang di DKI Jakarta, Subang dan Cirebon Jawa Barat, Lampung dan sekitar kawasan pesisir seluruh negara kesatuan republik Indonesia. Semoga kita-kita yang muda bisa membantu mengentaskan masalah di masa yang akan datang. Ayo Mari bersatu untuk Indonesia Bersatu dan Berkembang (IBB).

Terakhir: bagi warga dan penduduk yang dilanda bencana alam ini dimohon untuk tidak panik, tidak ceroboh, jaga kesehatan diri, selamatkan keluarga dan benda2 penting, tetep berdoa kala ada waktu dan kesempatan sehingga kita selalu dalam lindungan-Nya.

Rabu, 24 Oktober 2007

Sampah di Daerah Pesisir Jabar 2007

sampah/sampah ada dimana-mana, ada di kota Bandung pun banyak, apalagi di leuwigajah (landfills) lebih banyak dan di daerah pesisir pun buanyak banget, apalagi kalo musim liburan. huhuhuhuhu kita berenang bersama kaleng dan plastik bekas makanan. it's not cool..
tau gak sampah kaleng dan sampah plastik itu jenis sampah yang tidak mudah terurai/anorganik..jadi di pangandaran banyak ditemui sampah yang telah melampaui ambang batas standar baku mutu lingkungan. Belum lagi kalo kamu pegi ke bagian pantai timur/pas depan tempat pelelangan ikan, kamu bisa lihat kalo sore atau hampir siang, banyak tumpahan minyak yang ada dipermukaan.
memang sih sedikit tapi minyak pun sulit untuk diuraikan apalagi hanya oleh air laut, yah, no wonder kalo terumbu karang di daerah Pangandaran mulai menurun luasnya. Yah, tumpahan minyak sudah mengancam perairan pantai. Dampak pencemaran menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan perairan pantai dan pesisir serta laut dan juga mengancam sumber daya pesisir.
mungkin disini gw hanya mengutarakan masalah kondisi lingkungan di daerah pesisir Pangandaran sekarang ini. dengan adanya monitoring yang rutin, adanya investor yang kuat dan terpadunya masyarakat lokal akan membuat masyarakat sadar, wisatawan puas, pemerintah tenang, akan kualitas lingkungan daerah Pangandaran. 1 tahun telah berlalu dari adanya gempa dan tsunami, namun Pangandaran masih belum mampu bangkit dari kehancuran.
so, untuk ini pembangunan hukum dan perundang-undangnya harus segera dibentuk, monitoring pengelolaan data ikan dan nelayan serta alat tangkap dan perahunya, terpadunya kegiatan pemda dan masyarakat sekitar dengan dukungan investor, pembelajaran informasi sumber daya alam pesisir/laut untuk peningkatan SDM masyarakat lokal, pembangunan infrastruktur dan prasarana untuk mendukung pendidikan lingkungan sumber daya pesisir dan pengelolaan laut, menumbuhkan nilai budaya pesisir untuk tetap diabadikan serta dilestarikan dengan dibuatnya event nasional/internasional, peningkatan kesejahteraan masyarakat bahari, dan pemanfaatan sumber daya laut secara optimal dan harus berkelanjutan.
Dengan beberapa hal di atas, saya yakin hal-hal yang menjadi penting adanya akan lebih menjadi berbuah untuk kemaslahatan masyarakat dalam bangsa dan negara kesatuan Indonesia.
HUT RI ke 62. Ayo Merdekakan masyarakat miskin dan sejahterakan masyarakat daerah terpencil dan perbatasan jangan ada "gap" diantara masyarakat kita. (sori tidak pas 17-8-2007, tp kan masih di bulan August, rite..).
"Saya berjanji, apabila dipercayakan maka saya akan bangun daerah pesisir menjadi daerah yang komersil dengan tingkat pendidikan yang baik dan hasil sumberdaya alamnya berkelanjutan serta perpaduan pembangunan dan ahlak untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat", :-))

Kenapa Indonesia??

hukum alam ini adalah hukum yang kekal. Timbal balik keseimbangan alam dan kebuasan manusia lah yang meyebabkan bencana banjir ini terjadi. Manusia di karuniai sumber daya alam yang melimpah, lingkungan yang bersih, tentram, dan mempunyai hubungan dengan mahluk ciptaan-Nya, contoh: tumbuhan, hewan, dll.
Apakah manusia kekurangan pelajaran/teknologi untuk kebersihan? jawabannya: tidak juga. pengalaman saya dari kecil, orang tua dan guru2 kuw di sekolah selalu memberikan bagaimana cara menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Nah hal itu sepertinya telah terlalaikan oleh kita semua sebagai manusia, yang seharusnya menjaga lingkungan alam kita agar stabil. menurutku penyebab-penyebab bencana alam yang timbul saat ini di Indonesia diakibatkan oleh:1. masih kurang sadarnya kita/manusia menjaga lingkungan (baik air, udara, tanah)2. pembangunan rumah dan bangunan di daerah resapan air (daerah yang memang kerjanya menampung air alam dan air ujan dengan efisien)3. masih kurang sadarnya kita membuang sampah pada tempatnya dan respect terhadap lingkungan4. solokan, sungai, parit, got-got pembungan air telah tersumbat oleh sampah dan tanah, kurangnya pembersihan sebelum musim hujan akan berlangsung 5. penebangan serempak dengan liar hutan-hutan, bukit, pohon2 besar.6. adanya el nino di daerah sekitar Japan saat ini membuat hawa dan kondisi hujan terbawa oleh angin ke daerah sekitar Indonesia, yang menyebabkan hujan lebat dan angin besar;7. pembangunan kompleks rumah dan pabrik di bekas tanah subur seperti sawah, ladang yang berubah menjadi daerah tercemar, baik itu pencemaran rumah tangga, pencemaran pabrik akibat pembuangan zat2 berbahaya ke tanah/air/udara 8. retakan dan pergeseran lempengan bumi yang mengintari sebagian kawasan Indonesia, yang telah menyebabkan gempa, tsunami, lonsor, erosi pantai9. tingginya gas co2 di langit kita/alam 10. human error yang bisa membuat bencana alam, seperti: kasus lapindo di sidoarjo;
So, folks.. keeps cleans our environment.
untuk yang baca blog ini, tolong diharapkan memberikan solusi yang baik bagi environment dan perubahan dari kelompok kecil (members friendster) dapat banyak membantu untuk mencegah negara Indonesia ini dari keterpurukan lingkungan dan hal2 yang penting yang bisa menggangu kestabilan pembangunan negara kita ini.contoh: jadi berubah lah untuk semua dan cintailah lingkungan alam dan buanglah sampah pada tempatnya, gunakan lah listrik, air dengan efisien, gunakan lah kendaraan/penggunaan bensin/solar/fuel dengan arif sehingga alam tetap tersenyum senang kembali.